COVID-19

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Virus Corona menyebar di Tiongkok dan menjangkiti manusia. Hingga Selasa (3/3) telah ditemukan virus corona di 75 negara. Sebanyak lebih dari 90 ribu orang terjangkit, 3000 diantaranya meninggal dunia dan 45 ribu lebih dinyatakan sembuh.

Di Indonesia dua orang telah dinyatakan positif virus corona. Dua orang tersebut merupakan ibu dan anak yang tinggal di Depok. Keduanya tertular setelah bertemu dengan seorang WNA Jepang yang tinggal di Malaysia.

Lalu bagaimana gejala dan tanda-tanda virus Corona serta cara pencegahannya? Berikut fakta ulasannya

1. Virus corona pertama        berasal dari Kota Wuhan di China

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Virus corona diduga berasal dari pasar makanan laut di kota Wuhan, Cina tengah dan ditularkan dari hewan ke manusia.

Beberapa pasien mengatakan mereka tidak mengunjungi pasar dan hanya melakukan kontak dengan orang-orang di Wuhan. Pasar Wuhan dekat dengan stasiun kereta api utama, pusat perjalanan penting di ibu kota negara.

2. Pengawasan ketat masuknya pasien pneunomia berat dari luar negeri

Upaya pencegahan masuknya virus Corona Kementerian Kesehatan Indonesia mengatakan telah meningkatkan pemeriksaan kesehatan para penumpang dari China di bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan.

Mengutip keterangan dari Kementerian Kesehatan, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono menyebutkan bersama seluruh jajaran kesehatan di Indonesia diminta melakukan antisipasi. Diantaranya yakni dengan melakukan deteksi dan pencegahan.

Upaya yang dilakukan yakni melakukan pengawasan masuknya pasien pneumonia berat dari luar negeri, termasuk dari Tiongkok ke Indonesia melalui Bandar Udara, Pelabuhan Laut dan Pos Lintas Batas Negara yang mencakup langkah aktivasi alat thermal scanner.

"Jika ditemukan pasien seperti di Wuhan akan dilakukan perawatan, pengobatan, isolasi, serta melakukan investigasi dan penanggulangan untuk mencegah penyebaran penyakit meluas dan berpotensi menjadi Kejadian Wabah," katanya.

Upaya pencegahan masuknya virus Corona Kementerian Kesehatan Indonesia mengatakan telah meningkatkan pemeriksaan kesehatan para penumpang dari China di bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan.

Mengutip keterangan dari Kementerian Kesehatan, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono menyebutkan bersama seluruh jajaran kesehatan di Indonesia diminta melakukan antisipasi. Diantaranya yakni dengan melakukan deteksi dan pencegahan.

Upaya yang dilakukan yakni melakukan pengawasan masuknya pasien pneumonia berat dari luar negeri, termasuk dari Tiongkok ke Indonesia melalui Bandar Udara, Pelabuhan Laut dan Pos Lintas Batas Negara yang mencakup langkah aktivasi alat thermal scanner.

"Jika ditemukan pasien seperti di Wuhan akan dilakukan perawatan, pengobatan, isolasi, serta melakukan investigasi dan penanggulangan untuk mencegah penyebaran penyakit meluas dan berpotensi menjadi Kejadian Wabah," katanya.

3. Apakah COVID-19 sama dengan SARS dan MERS?

Agar Tak Bingung! Ini Jawaban 10 Pertanyaan Soal Virus Corona

Sekadar penjelasan singkat, Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang berawal dari 2003 dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) pada 2012 memang sama-sama menyerang pernapasan, sama seperti COVID-19.

Meskipun disebabkan oleh jenis virus yang sama, yaitu virus corona, COVID-19, dan MERS serta SARS memiliki jenis virus corona yang berbeda.

Dari segi mortalitas, COVID-19 - dengan persentase mortalitas sebesar 2 persen - kalah dibandingkan SARS dan MERS (jika berbicara angka kematian murni karena penyakit). Dari segi penularan, COVID-19 jauh lebih pesat dibandingkan SARS dan MERS.

4. Apakah kelelawar penyebab COVID-19?

Jawabannya belum pasti. Studi dari WHO pada akhir Februari menyatakan bahwa kelelawar memang sumber dari COVID-19. Namun, inang perantara yang menularkan COVID-19 kepada manusia masih diselidiki.

Sejauh ini, suspek terbesar jatuh pada hewan trenggiling, salah satu satwa yang menjadi komoditas pasar gelap di Tiongkok. Namun, hal tersebut masih belum dapat dipastikan.

5.Cermati Hal-hal penting      terkait penyebaran virus corona

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara PencegahanSeorang anggota tim penyelamat berjalan melewati sebuah pengumuman tentang Coronavirus baru telah menyebar di Tiongkok, di sebuah rumah sakit di mana seorang perempuan warga Tiongkok, yang terbang dari Wuhan, Tiongkok, dan telah dikonfirmasi sebagai kasus pertama Coronavirus baru, di isolasi, di Incheon, Korea Selatan, pada 20 Januari 2020.



Dirjen Anung menyebutkan, agar masyarakat dapat mencermati gejala-gejala dan hal-hal penting terkait virus corona :

- Gejala umum dari pneumonia adalah demam, batuk, dan sukar bernafas. Jika merasakan gejala penyakit seperti ini agar segera berobat ke Puskesmas / Rumah Sakit / Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat.

- Agar tetap sehat, hendaknya masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat setiap hari dan berkelanjutan dengan (a) makan makanan bergizi, menu seimbang, cukup buah sayur, (b) melakukan aktivitas fisik minimal setengah jam setiap hari, (c) cukup istirahat, dan (d), segera berobat jika sakit.

- Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Tiongkok, termasuk ke Hongkong, Wuhan, atau Beijing, agar memperhatikan perkembangan penyeba koran penyakit ini di Tiongkok atau berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan atau Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat. Selama di Tiongkok agar menghindari berkunjung ke Pasar Ikan atau tempat penjualan hewan hidup. Jika dalam perjalanan merasa berinteraksi dengan orang dengan gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama, agar segera berobat ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat, dan jika setelah kembali ke Indonesia menunjukkan gejala demam, batuk, dan sukar bernafas agar segera berobat.

- Memperhatikan informasi yang disampaikan Dinas Kesehatan setempat dan Kementerian Kesehatan RI.

6. Lima cara penularan virus corona yang perlu diketahui

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Virus corona dengan sangat cepat dapat menular, dilansir dari A Handbook of 2019-nCoV Pneumonia Control and Prevention, terdapat lima cara penularan virus corona dari manusia ke manusia lainnya. 

  • Transmisi dari cairan: air dapat membawa virus dari pasien ke orang lain yang berada dalam jarak sekitar satu meter. Air yang dimaksud biasanya berupa cairan tubuh yang keluar saat berbicara, batuk, dan bersin;
  • Transmisi dari udara: virus corona bisa menyebar dalam jarak jauh melalui udara. Cara ini sama dengan cara virus flu, SARS, variola, dan norovirus menular dari satu orang ke orang lainnya;
  • Transmisi kontak: virus dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit atau selaput lendir (seperti mata, lidah, luka terbuka, dan lain-lain). Transmisi juga bisa berlangsung melalui darah yang masuk ke tubuh atau mengenai selaput lendir;
  • Transmisi dari hewan: orang yang mengolah, menjual, dan mendistribusikan hewan liar yang membawa virus corona dapat tertular melalui kontak tersebut;
  • Kontak dekat dengan pasien: keluarga, orang yang tinggal serumah, petugas medis, atau bahkan orang yang sempat berada dekat dengan pasien rentan untuk tertular.

7. Apakah COVID-19 dapat melekat pada benda mati?

Agar Tak Bingung! Ini Jawaban 10 Pertanyaan Soal Virus Corona

Jawabannya, "iya". COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan.

Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

8. Apakah COVID-19 sudah ada obatnya?

Agar Tak Bingung! Ini Jawaban 10 Pertanyaan Soal Virus Corona

Sejauh ini, berbagai kabar beredar bahwa obat anti-retrovirus (ARV) yang digunakan untuk mengobati pengidap AIDS dan obat malaria dapat mengobati COVID-19. Malah, orang Indonesia menggunakan perawatan tradisional untuk menangkal COVID-19.

Meskipun meringankan gejala COVID-19, WHO "sebenarnya" tidak menyarankan hal tersebut. Bahkan, WHO melarang konsumsi antibiotik sebagai tindakan pencegahan atau pengobatan COVID-19. Kecuali kamu memang mengalami penyakit lain yang membutuhkan antibiotik.

Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian.

9. Gejala terjangkit virus corona

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan
  • Gejala infeksi virus corona memiliki kesamaan dengan gejala penyakit pernapasan umum yakni demam, batuk kering, sesak napas dan kesulitan bernapas.
  • Namun, terkadang tidak ada demam.
  • Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat memburuk menjadi pneumonia, sindrom pernapasan akut yang parah, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

10. Langkah preventif pencegahan virus corona

Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

Berikut adalah beberapa langkah preventif pencegahan virus corona

1. Sering bilas tangan Anda dengan sabun dan air
2. Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda dengan tangan yang tidak bersih.
3. Hindari kontak dekat dengan orang-orang yang tidak sehat.
4. Pakailah masker saat beraktivitas di luar ruangan dan di tempat-tempat umum
5. Jika Anda merasakan gejala seperti flu, segera periksa diri Anda.
6. Cukup beristirahat
7. Perbanyak minum air putih.

11. Apakah ada hal lain yang tidak boleh dilakukan demi mencegah COVID-19?

Agar Tak Bingung! Ini Jawaban 10 Pertanyaan Soal Virus Corona

Jika ingin mencegah COVID-19, pastinya, sayangilah pernapasanmu. Hal tersebut bisa kamu lakukan dengan cara:

  • Tidak merokok,
  • Tidak menggunakan masker berlapis-lapis, dan
  • Tidak mengonsumsi antibiotik

Sekali lagi, jika kamu memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera laporkan dirimu ke rumah sakit rujukan virus corona, agar segera dirawat sebelum parah.

Itulah yang sering muncul mengenai penyebaran COVID-19 secara global. Semoga kamu tidak bingung lagi, dan mari tekan angka penyebaran COVID-19 bersama-sama.

Semoga Bermanfaat dan jangan lupa komen ya😊




Komentar

Posting Komentar